Pages

28 Juli, 2008

Refleksi Peringatan Isro Miraj 
Momen Solusi Problema Umat


Refleksi Peringatan Isro Miraj kali ini kita tidak terjebak hanya dengan acara serimonial belaka. Dimensi Isro Miraj ini memberikan inspirasi dunia modern dan milinium ini untuk kemajuan teknologi supersonic yang menembus batas alam jagat raya makrokosmos (Shidratul Muntaha) berdialog dengan Sang Khaliq dalam menerima ibadah spritual vertical dan herizontal yang dinamakan sholat. Tentunya hikmah lain yang kita ambil dalam mencarikan solusi problema umat Islam kekinian. Ada Lima problema umat yang patut menjadi perhatian kita semua, yaitu (1) masalah pendidikan umat; (2) masalah kesehatan umat; (3) masalah ekonomi umat, (4) masalah aqidah umat dan (5) masalah ukhuwah umat. Kelima ini hendaknya menjadi agenda besar umat Islam baik regional, nasional dan internasional.

Problema tersebut patut dicarikan solusi (jalan keluar) baik melalui kekuasaan (politik), ceramah, seminar lokakrya (pendidikan ilmiah), dan kegiatan amal bakti sosial (eksen kongkrit) dan lainnya. Pendidikan umat melalui jaringan pendidikan Islam dunia memberikan beasiswa prestasi sekolah ke Timur Tengah, Erofa dan America serta Negara maju lainnya seperti Jepang. Islamic center skala regional, nasional dan internasional. Kesehatan umat dengan adanya jaringan rumah sakit Islam dunia memberikan pendidikan dan latihan serta modal bangunan gedung rumah sakit yang moderen. Umat Islam masih mengalami penderiataan panjang tanpa pertolongan kemanusian tanpa adanya lembaga sosial seperti rumah sakit yang mendunia. Atau kita selalu ketinggalan teknologi kesehatan dunia.

Ekonomi umat Islam sesungguhnya telah dimiliki negara muslim seperti Timur Tengah dengan potensi Minyak Dunia. Mereka rata-rata negara petro dollar dunia. Kita belum menguasai pasar karena teknologi dan marketing belum berpihak kepada negara muslim. Kita masih digolongkan pada negara dunia ketiga yang sedang berkembang. Jadi selama ini kita bukan produsen akan tetapi masih negara konsumen. Potensi ekonomi ini tentunya dengan adanya modal usaha dari dana vantura negara kaya muslim seperti Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi dan negara kaya lainnya. Bank Dunia Islam sangat berperan penting dalam membantu permodalan usaha mikro dan makro umat Islam di dunia ini.

Problema yang masih berkepanjangan dan pelik sekali adalah masalah aqidah dan ukhuwah umat Islam. Kita bagaikan sebuah layar bahtera yang terkoyak-koyak. Arus globalisasi yang menghantam aqidah dan Ukhuwah Islamiyah. Banyak aliran sesat dan Nabi palsu bahkan Islam dicap teroris. Imege miris dan rusaknya iman ini menjadi tema dan agenda besar umat Islam kedepan. Kita patut mendudukan persoalan ini kepada dunia luar dan lintas agama. “Islam kasih sayang” terhadap alam dan makhluq hidup di dunia ini. Kesadaran spritual dan kesadaran pluralisme, tidak anarkis terhadap hak azasi manusia dan hidup ini sebuah skenario besar hanya untuk menguji sejauhmana keimanan dan ketaqwaan manusia terhadap Sang Khaliq Allah SWT, sebagaimana percaya terhadap peristiwa Isro dan Miraj yang meliputi dimensi lahiryah dan bathiniyah. ***


0 komentar:

Posting Komentar