Pages

30 September, 2015

Alhamdulillah diawal oktober 2015 blog Kantor Urusan Agama Kecamatan Pemangkat dapat diaktifkan kembali
Alhamdulillah tepatnya diawal bulan Oktober 2015, kami dari admin blog Kantor Urusan Agama aktif kembali setelah beberapa tahun absen. semoga dapat dilanjutkan kembali dan melanjutkan silaturrahim antar KUA se indonesia

27 Februari, 2011

TANAH WAKAF WAJIB BERSERTIFIKAT

Sambas (24/2) --- Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas, mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf dengan menghadirkan utusan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sambas dan Ketua Nazir di Aula Pantura Sambas, Rabu (23/2). Pertemuan tersebut membahas keberadaan tanah wakaf yang wajib memiliki sertifikat, agar tak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Sambas Mahmudi, informasi sertifikat tanah wakaf ini harus dipahami masyarakat dan petugas lapangan, agar masyarakat mengerti tentang aturan tanah wakaf. Baik itu tanah wakaf perkuburan, masjid, sekolah, dan lain-lain, di mana semuanya wajib memiliki sertifikat, sehingga status hukum tanah jelas. "Khusus tanah wakaf sekolah, aturan terbaru apabila tidak memiliki sertifikat, maka sekolah tersebut tidak bisa mendapatkan bantuan, karena bantuan ini mengalir jika ada sertifikat tanah untuk bangunan sekolah dan tidak bermasalah," ujamya.

Dijelaskannya bahwa masalah wakaf harus diselesaikan, terutama masalah batas tanah. Ini harus dikoordinasikan bersama yang mewakafkan, sehingga wakaf yang diserahkan tidak bermasalah di kemudian hari, tanah wakaf yang diterima harus memiliki surat dari wakif yang diketahui nazir yang ditandatangani KUA. Karena wakaf ini diingatkannya cukup penting, karena tujuannya agar tidak memiliki tuntutan di kemudian hari. Selain itu, sertifikat tanah ini akan mempermudah jika dikucurkan bantuan.

"Kemenag mengimbau agar KUA kecamatan harus cepat membentuk nazir, serta menginformasikan kepada masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sambas Siswidodo mengungkapkan bahwa terkait permohonan serifikat tanah, berdasarkan surat yang masuk kepadanya, semua permohonan tanah wakaf telah kelar dan tidak mengalami tunggakan di BPN. Sementara bagi yang akan mengurus baru diharapkan dia segera mengajukan ke BPN. Syaratnya, kata dia, utruk tanah wakaf harus ada penyerahan dari wakif kepada nazir di KUA setempat,berdasarkan akte ikrar wakaf dan mengajukan pemohonan ke BPN, "Alhamdulillah sejauh ini pengurusan tanah wakaf tidak ada kendala, sedangkan untuk biaya yang di wajibkan di antaranya untuk pengukuran dan panitia, ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku di BPN," katanya.

Sementara itu Penyelenggara Zakat Wakaf, Zulkarnain, mengatakan kegiatan ini untuk menginformasikan aturan tanah wakaf kepada KUA dan nazir. "Diharapkan dapat menyelesaikan setiap permasalahan wakaf yang ada di Kabupaten Sambas, sehingga keberadaan tanah wakaf yang telah diserahkan menjadi jelas, salah satunya memiliki sertifikat," pungkasnya. (Kemenag Kalbar)

22 Desember, 2010

Pemilihan KUA Teladan 2010

Teka teki pemenang KUA Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2010 terjawab sudah. Pada hari selasa tanggal 20 juli 2010, bertempat di Hotel Santika Pontianak, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs.H.Rasmi Sattar, M.Pd mengukuhkan tiga kepala KUA Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010. Tiga Kepala KUA yang dikukuhkan itu adalah Zaidi,S.Ag kepala KUA Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten sambas sebagai terbaik I, Hasanusi,S.Pd.I Kepala KUA Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak sebagai terbaik II, Sutisna Kepala KUA Kecamatan Kabupaten Sintang Kabupaten Sintang sebagai terbaik III.

Dalam arahannya Kakanwil menyampaikan bahwa pemilihan KUA Kecamatan sebagai Unit Pelayanan Teladan/Percontohan dimaksudkan untuk mendorong, memotivasi kinerja KUA Kecamatan agar dapat memberi pelayanan yang tepat, cepat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mencapai pelayanan prima.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan bahwa KUA Kecamatan harus tegar dalam melaksanakan tugas-tugasnya yang begitu banyak dan berat dalam melaksanakan bimbingan, membina masyarakat untuk meningkatkan keimanan, kebijakan Pemerintah serta melaksanakan tugas dalam ketaqwaan yang dimanivestasikan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

“Pemilihan KUA Kecamatan sebagai Unit Pelayanan Teladan/Percontohan ini membuktikan baik Pusat maupun Daerah sangat memperhatikan dalam rangka mengadakan pembinaan, baik administrasi ataupun sumber daya lainnya” ujar kakanwil lagi

07 September, 2010

STRUKTUR KUA

DATA PEGAWAI

KUA KEC. PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS

PROVINSI KALIMANTAN BARAT

TAHUN 2010

NO

NAMA

JABATAN

1

Drs. HERLAN

Kepala Kantor

2

M. YAMIN CHALID

Pelaksana

3

AMIRUN, S.Th.I

Penghulu

4

MAHYUDI, S.Hi

Pelaksana

5

DARWATI, S.Ag

Penyuluh Fungsional

6

RUSMAN

Pegawai Honor

7

Drs. SUTIYO

Pengawas PENDAIS