Pages

26 Juli, 2008

Depag Lakukan Bimbingan Manasik Haji
Kelompok Kecamatan se-Kab.Sambas

Pada Musim Haji Tahun 2008 M/1429H, Kandepag Kab.Sambas melakukan Bimbingan Manasik Haji se- Kabupaten Sambas dengan titik pembinaan yaitu, Kecamatan Teluk Keramat (Gabung : Paloh, Galing, Tangaran) , Sambas (Gabung : Subah, Sejangkung, Sajad, Sebawi, Sajingan), Tebas (Gabung : Tekarang), Jawai (Gabung : Jawai Selatan), Pemangkat (Gabung Semparuk, Salatiga) dan Selakau (Gabung : Selakau Timur). Bimbingan ini meliputi Kebijakan Pemerintah tentang Haji & Umroh, Ilmu Haji dan Umroh, Kesehatan Haji, Pengalaman Perjalanan Haji, Ibadah Sholat Safar dan Praktek Ibadah Haji & Umroh.

Rencana perjalanan Haji tahun 1429 H berdasarkan Kalender Umul Quro Arab Saudi melalui surat Direktur Pelayanan Haji via internet tanggal 29 Pebruari 2008 untuk awal pemberangkatan Gelombang I jatuh pada tanggal 5 Nopember 2008, Gelombang II pada tanggal 18 Nopember 2008. Wukuf di Arafah diperkirakan Hari Ahad tanggal 7 Desember 2008 dan dilanjutkan ibadah haji lainnya. Awal Pemulangan Gelombang I pada 13 Desember 2008 dan Gelombang II pada 26 Desember 2008. Masa tinggal Jamaah Haji di Arab Saudi (Makkah dan Madinah) selama 39 hari. Total akhir kedatangan jamaah haji ke Tanah Air pada 10 Januari 2009 M/ 1430 H.

Depag RI mengusulkan biaya haji atau ONH kepada komisi VIII DPR RI di Jakarta untuk BPIH 2008 pada zona I (Embarkasi : Aceh, Medan, Batam, Padang) sebesar 3.308 dollar As, Zona II (Embarkasi : Palembang, Jakarta, Surakarta, Surabaya) sebesar 3.429,6 dollar As, Zona III (Embarkasi : Makassar, Banjarmasin, Balikpapan) sebesar 3.567,3 ditambah komponen dalam negeri Rp. 501.000 untuk setiap zona. Jadi Biaya Haji 2008 rata-rata naik 500 dollar dari tahun lalu. Hal ini dapat dikalikan dengan kurs dollar terhadap rupiah. Keputusan biaya ini masih menunggu Keputusan Presiden RI.

Ibadah haji adalah perjalanan suci, niatkan dengan tulus ikhlas karena mencari ridho Allah SWT. Hindari perbuatan Fasik yang merusak Aqidah atau keimanan kita dalam beragama, Rafast yaitu berbuat dan berkata kotor dan cela yang merusak pahala haji, kemudian hindari pula perbuatan Jidal yaitu saling bertengkar dan bermusuhan karena akan merusak kewajiaban ibadah haji kita. Sesungguhnya jika haji dilaksanakan dengan ikhlas, rukun, wajib dan sunahnya terpenuhi insya Allah akan memperoleh Haji Mabrur. Rasulullah SAW bersabda : Haji Mabrur tiada lain balasannya adalah Syurga (Jannah). Semoga kita meraihnya, Amiin.***rs

0 komentar:

Posting Komentar